Toko Online Baju Anak Nyaman Kekinian

Lebih Mandiri 1

Cara Cerdas Mendidik Anak agar Lebih Mandiri

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya bisa hidup mandiri. Karena dengan kemandirian, mereka akan terbiasa untuk berusaha yang terbaik dalam segala hal, serta mampu menentukan jalan hidupnya sendiri.

Sayangnya, sikap mandiri tidak lahir begitu saja atau sebagai suatu karakter yang dibawa sejak lahir. Anak mandiri dibentuk dengan cara dikenalkan, diajarkan, dan dibiasakan melakukan sesuatu sendiri sejak dini.

Anda sebagai orang tua tentunya memiliki peranan yang penting dalam membentuk sikap dan karakter anak. Cara mendidik yang sesuai karakter anak serta lingkungan yang mendukung akan membuat anak Anda tumbuh dengan sikap dan karakter yang baik pula.

Pada artikel ini, kita akan mempelajari tentang pentingnya menanamkan sikap mandiri pada anak, ciri-ciri anak mandiri, serta cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menumbuhkan sikap mandiri pada anak.

Dengan mempelajari berbagai hal tentang kemandirian anak, Anda akan mengetahui hal-hal yang bisa membantu Anda untuk membentuk sikap mandiri pada anak. Yuk simak artikelnya sampai akhir!

Pentingnya Menanamkan Sikap Mandiri pada Anak

Lebih Mandiri 2

Membentuk anak mandiri sejak dini tentunya bukan tanpa alasan, banyak manfaat yang tentunya akan dirasakan baik oleh orang tua ataupun anak itu sendiri.

Meskipun dalam prosesnya hal itu bukanlah hal yang mudah, karena Anda juga memiliki kesibukan bekerja, mengurus rumah dan lain sebagainya. Tapi kami yakin, akan ada perasaan bangga ketika Anda berhasil membuat anak Anda menjadi sosok yang mandiri.

Selain rasa bangga, berikut ini adalah beberapa manfaat menanamkan sikap mandiri pada anak.

Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak

Anak yang memiliki sikap mandiri akan jauh lebih percara diri dalam kehidupan dia sehari-hari. Mereka yakin dirinya memiliki kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu yang dihadapi tanpa sering merasa cemas. Ini akan menjadi bekal yang sangat berharga untuk seorang anak sampai mereka dewasa.

Bisa Menyelesaikan Masalahnya Sendiri

Kemandirian juga sebagai bekal anak agar mampu menghadapi dan menyelesaikan masalahnya sendiri. Ketika terbiasa diajarkan untuk menyelesaikan setiap masalah, Maka itu akan menjadi hal yang sangat bermanfaat sampai dia dewasa.

Mengandalkan Dirinya Sendiri

Anak mandiri dalam aktifitasnya sehari-hari tidak akan banyak bergantung pada orang lain baik itu saudara atau orang tua. Mereka akan mengandalkan dirinya sendiri untuk melakukan aktifitasnya seperti mengerjakan PR, merapikan mainan, membersihkan kamar, dan lain sebagainya. Selama itu masih mungkin dia lakukan, tentu dia tidak akan meminta bantuan orang lain.

Yakin Pada Setiap Keputusan yang Diambil

Kemampuan untuk mengambil keputusan menjadi salah satu yang penting dalam menjalani hidup. Jika tidak bisa mengambil keputusan sendiri, sesuatu yang dilakukan seseorang cenderung hanya ikut-ikutan orang lain saja. Maka dari itu hal ini juga menjadi efek penting dari kemandirian.

Itulah beberapa alasan kuat yang membuat Anda sebagai orang tua harus melatih anak agar bisa hidup mandiri. Anda harus mencoba menerapkan sikap hidup mandiri sebagai bekal dalam menjalani kehidupan hingga dewasa nanti.

Lalu, bagaimana caranya menerapkan sikap mandiri pada anak sejak dini?

Mungkin saja Anda baru saja memiliki anak pertama dan belum punya pengalaman untuk mendidik anak. Mau tidak mau Anda harus mempelajari cara-cara yang bisa dilakukan agar anak Anda bisa mandiri.

Chubbydut merangkum beberapa cara sederhana yang bisa Anda coba untuk melatih anak agar terbiasa hidup mandiri sejak dini.

Baca juga: 7 Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak. Orang Tua Wajib Tau!

Cara Cerdas Menumbuhkan Sikap Mandiri pada Anak

1. Ikut Sertakan Anak pada Kegiatan Rumah

Lebih Mandiri 3

Anak kecil belum tahu tentang apa saja yang harus mereka lakukan, yang mereka tahu adalah bermain, makan, tidur dan melakukan hal-hal yang dia inginkan.

Maka dari itu, cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk membuat anak mandiri adalah dengan mengikut sertakan mereka dalam kegiatan rumah sesuai dengan kemampuannya.

Sebagai contoh, ketika Anda sedang membersihkan mainannya yang berserakan, mintalah mereka untuk membantu membersihkannya juga. Anda juga bisa mengajarkan mereka cara merapikan tempat tidurnya. Jika sudah terbiasa, lama-kelamaan mereka akan tahu apa yang harus mereka lakukan jika menghadapi kondisi yang sama.

2. Ajarkan Anak untuk Mengambil Keputusan

Tidak semua yang dilakukan anak harus ditentukan orang tua. Ada kalanya Anda juga harus memberikan kesempatan pada mereka untuk mengambil keputusan kecil sendiri. Misalnya seperti memilih warna baju yang dia sukai, memilih sepatu, dan lain sebagainya.

Hal itu akan membuat mereka merasa bahwa mereka punya hak dan kesempatan untuk memilih sesuatu yang dia sukai.

3. Jangan Selalu Membantunya

Sering membantu menyelesaikan PR anak? sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan tersebut. Anda melakukan itu mungkin karena ingin anak Anda mendapatkan nilai yang baik di sekolah. Tapi, hal itu justru akan membuat Anak anda tidak belajar untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Daripada membantunya mengerjakan PR sampai selesai, lebih baik Anda membiarkan mereka berusaha sendiri. Peran Anda hanya membantu menjelaskan apa yang tidak mereka pahami. Meskipun hasilnya mungkin kurang memuaskan, setidaknya anak Anda berusaha untuk mandiri.

Tidak hanya dalam mengerjakan PR, cara ini juga harus Anda terapkan dalam kegiatan-kegiatan lainnya.

Baca juga: 5 Tips Agar Anak Bunda Suka Belajar dan Tidak Malas

4. Berikan Waktu untuk Dirinya Sendiri

Anda mungkin sudah mengatur setiap jadwal anak sehari-hari. Jadi, jangan lupa untuk memberikan waktu mereka dengan dirinya sendiri.

Saat dalam masa tumbuh kembang, seorang anak perlu mengeksplor dirinya untuk menemukan hal-hal yang membuatnya senang. Misalnya membiarkan mereka menikmati membaca buku atau belajar hal-hal baru yang dia minati.

Anda juga dapat mendorong mereka untuk lebih mandiri dengan mengajarkan untuk mulai mengatur waktunya sendiri.

5. Hargai Setiap Usaha yang Mereka Lakukan

Agar anak Anda bisa mandiri, harus ada kepuasan atau rasa bangga yang mereka rasakan setelah melakukan sesuatu. Hal itu bisa Anda lakukan dengan cara memberikan pujian-pujian kecil ketika mereka berhasil menyelesaikan sesuatu. Misalnya, membuat sebuah gambar, mewarnai, atau hal-hal lainnya.

Jangan pernah meremehkan apapun yang mereka lakukan, karena hal itu bisa membuat mereka akhirnya malas untuk mencoba hal-hal baru lagi.

Sudah Mengajarkan Anak untuk Mandiri?

Itulah beberapa manfaat dan juga cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk melatih kemandirian anak sejak diri. Ajarkan sikap mandiri dengan memberikannya contoh-contoh yang baik agar mereka bisa menirunya.

Tapi, Anda juga harus paham bahwa perkembangan masing-masing anak itu berbeda. Jadi, jangan pernah membandingkan kemandirian anak Anda dengan teman-temannya. Selama Anda masih berusaha untuk mengajarkan hal baik, maka mereka juga akan tumbuh menjadi anak yang baik secara perlahan.

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai akhir, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping cart
There are no products in the cart!
Continue shopping
0
× Tanya Admin?