Toko Online Baju Anak Nyaman Kekinian

Kata Siapa Single Mother Tidak Bisa Bahagia?

Menjadi orang tua memang tidak mudahapalagi menjadi orang tua tunggal setelah perceraian atau kematian pasanganMeski demikian, menjadi single mother yang bahagia bukanlah hal yang mustahil.

Menjadi single mother jelas menuntut energi dan kesabaran ekstra, karena harus menjalankan peran untuk mengurus dan mendidik anak, sekaligus peran sebagai pencari nafkah. karena saking banyaknya tugas yang harus di jalankan, sebagian single mother kadang mengabaikan kesehatannya sendiri dan lupa untuk menjadi pribadi yang positif. Padahal kedua hal itu dapat menjadi kunci sukses menciptakan keluarga yang harmonis, serta membuat anak-anak tetap mendapatkan cukup kasih sayang, terdidik, dan memiliki masa depan yang baik. Untuk mewujudkan semua itu, tentunya kita harus terlebih dahulu menjadi single mother yang bahagia.

Untuk menjadi single mother yang bahagia, bangun kesiapan diri dengan langkah berikut:

1. Berpikir Positif

Mungkin beberapa single mother mengeluh karena mereka merasa kesepian, tidak berdaya, putus asa, kurang identitas dan kurang percaya diri. Meski sulit untuk dijalani, para single mother perlu tetap berpikir positif. Tunjukkan cinta dan rasa hormat pada anak, berbicara jujur ​​dan tetap positif. Buang semua ketakutan, rasa bersalah, dan kekhawatiran akan masa depan yang belum pasti. Yakinlah bahwa situasi yang sulit dapat kamu lalui dan semua akan baik-baik saja.

2. Berikan Pemahaman Kepada Anak

Jika perceraian adalah penyebab sebuah perpisahan, maka jelaskan perlahan alasanmu dan pasangan memutuskan untuk berpisah. Hindari cerita negatif dan gunakan kalimat positif yang dapat dimengerti oleh anak. Dengarkan setiap keluh kesah anak dan yakinkan bahwa kamu dan mantan pasanganmu tetap menyayanginya.

3. Libatkan Orang Terdekat Untuk Membantu Mengasuh Anak

Menjadi single mother tidak lepas dari tekanan finansial yang mengharuskannya mencurahkan waktu untuk bekerja ekstra demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, perlu ada kerjasama dalam hal tanggung jawab pengasuhan anak. Jangan sungkan meminta orang terdekat untuk membantu mengasuh anak dan merawat rumah, misalnya orang tua, saudara dekat, atau bahkan tetangga.

4. Me time” bersama anak

Pastikan ia mendapatkan kasih sayang, cinta dan dukungan tanpa syarat dari orang tua tunggalnya. Luangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak dan lakukan hal-hal yang dia sukai. Sisihkan waktu setiap hari untuk bermain, membaca atau sekadar duduk bersama si kecil sehingga ia memiliki momen-momen yang menyenangkan ketika bersama orang tuanya. Ini berguna untuk memperkuat hubungan emosional kamu dengan anak.

5. Terapkan Aturan Rumah

Meskipun menjadi single mother dapat menyita banyak waktu, penting untuk menetapkan jadwal rutin dan terstruktur. Bangun suatu rutinitas dan usahakan agar anak menjalani kegiatan dengan jadwal yang teratur. Misalnya, seperti jadwal makan dan waktu tidur yang dijadwalkan secara teratur dan konsisten. Hal ini akan membantu anak tahu apa yang ia harapkan. Evaluasi kembali batas-batas aturan yang sudah dibuat, seperti waktu bermain ponsel, atau menonton televisi, terutama ketika ia sudah mampu menerima lebih banyak tanggung jawab.

5. Merawat Diri

Karena terlalu sibuk mengurus anak sendirian, jangan sampai moms lupa pentingnya merawat diri sendiri. Terapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup.  Sesekali luangkan waktu untuk merawat dan memanjakan diri, misalnya dengan pergi ke salon atau hangout bareng teman-teman.

Penting untuk menjadi bahagia dan tidak menyalahkan diri sendiri karena telah menjadi single mother.  Selalu fokuskan segala tindakan demi kebaikan anak dan melindungi mereka dari dampak buruk perpisahan. Yakinlah bahwa kamu tetap bisa memberikan yang terbaik untuk anak, meskipun sebagai orang tua tunggal. Semoga bermanfaat, jangan lupa bahagia and Thank You!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Shopping cart
There are no products in the cart!
Continue shopping
0
× Tanya Admin?