Toko Online Baju Anak Nyaman Kekinian

Manfaat Melibatkan Anak Dalam Pekerjaan Rumah Tangga

Melakukan pekerjaan rumah tangga bukan hanya tugas orang dewasa, anak juga dapat mulai melakukan pekerjaan rumah. Hal itu cukup penting agar anak tidak hanya mengandalkan Ayah dan Bunda, namun bisa lebih mandiri. Melakukan pekerjaan rumah memiliki banyak manfaat, selama pekerjaan rumah tidak membebani dan mengganggu tugas utama anak yaitu belajar. Mari simak beberapa manfaat mengajarkan anak pekerjaan rumah :

1. Anak Lebih Disiplin

Sikap disiplin penting dilatih sedini mungkin, agar anak terbiasa. Karena membangun sikap disiplin pada anak tidaklah mudah, harus konsisten dan bertahap. Jika anak memiliki sikap disiplin, maka tentunya anak dapat belajar mengatur waktu.

Nah, membangun sikap disiplin pada anak dapat dilakukan dengan membiasakan anak melakukan sedikit pekerjaan rumah, secara tidak langsung anak akan menjadi lebih disiplin. Misalkan, biasakan saat sore hari waktunya untuk membuang sampah dan mengganti plastiknya, atau ketika selesai makan bersama, anak dapat mengelap meja makan. Beberapa hal itu bisa membantu menjadikan anak lebih disiplin.

2. Anak Memiliki Rasa Tanggung Jawab

Ketika anak diandalkan untuk melakukan tugas pada lingkup keluarga, anak akan cenderung bertindak lebih bertanggung jawab dibandingkan dengan anak yang tidak melakukan tugas pekerjaan rumah. Beri edukasi kepada anak, bahwa jika diberi sebuah tugas, berarti kita telah dipercaya dan oleh karena itu kita harus memiliki rasa tanggung jawab untuk menyelesaikannya dengan benar.

Ajarkan anak dengan cara sederhana yang dapat dimulai dari melakukan pekerjaan rumah. Seperti ketika anak selesai bermain, beri contoh untuk merapikan mainan miliknya. Atau ketika selesai mandi, handuk kembali diletakkan ke tempatnya. Dengan hal kecil seperti itu, anak akan mengerti tanggung jawabnya.

Baca juga: Cara Mendidik Anak Usia 3 Tahun yang Baik

3. Membuat Anak Lebih Mandiri

Manfaat berikutnya ketika melakukan pekerjaan rumah adalah anak akan lebih mandiri. Dengan menerapkan beberapa pekerjaan rumah kepada anak, membuat anak tidak terlalu bergantung kepada orangtua. Jangan terlalu memanjakan anak ya, Ayah Bunda. Jika anak mulai ada sikap mandiri, maka secara tidak sadar anak juga akan lebih percaya diri.

Hal itu dapat terjadi ketika anak telah berhasil melakukan suatu hal, ia akan merasa dirinya memiliki kemampuan dan dapat diandalkan. Dan ketika anak dewasa, akan memudahkan anak ketika menemui suatu masalah, ia akan mencari solusinya, bukan bergantung pada orang lain.

4. Membangun Keterampilan dan Pengetahuan Anak

melibatkan anak pekerjaan rumah 3

Keterampilan dan pengetahuan anak dapat dilatih dengan memberikan edukasi, seperti saat anak membersihkan rumah, menyapu dan mengepel. Jangan lupa beri edukasi agar anak paham bahwa kebersihan penting untuk kesehatan diri dan keluarga.

Selain itu, edukasi dapat diberikan ketika anak membantu Bunda memasak di dapur, beri pengertian mana sayur yang masih segar dan mana yang tidak. Atau bisa saja Bunda mengajarkan kepada anak tentang makanan yang bergizi dan sehat. Agar anak dapat membedakan, dan paham pola hidup sehat dari makanan yang ia makan.

Baca juga: 4 Tips Mengajarkan Anak Cara Berbagi

5. Membangun Empati Anak

melibatkan anak pekerjaan rumah 2

Pembentukan empati pada anak juga dapat dilakukan dengan melibatkan anak untuk mengerjakan beberapa pekerjaan rumah. Jika anak tidak memiliki rasa empati, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang egois, loh!

Tentu saja Ayah Bunda tidak mengharapkan hal itu. Dengan melibatkan anak dalam pekerjaan rumah, dan melakukan hal positif dapat menumbuhkan rasa empati pada anak. Seperti ketika berkebun, mencuci piring, atau menjaga adik. Perlahan-lahan rasa empati akan tumbuh dan terasah pada diri anak.

6. Membuat Hubungan Keluarga Lebih Erat

melibatkan anak pekerjaan rumah

Ayah Bunda dapat melakukan pekerjaan rumah bersama anak agar mempererat hubungan keluarga. Terlebih jika Ayah Bunda adalah pekerja yang sibuk. Dengan melakukan pekerjaan rumah tangga bersama, anak tidak merasa kurang kasih sayang.

Karena pada momen itu orangtua dapat mengobrol dan mendekatkan diri kepada anak, tanpa harus menunggu waktu untuk liburan. Selain itu, anak tidak akan merasa terbebani oleh pekerjaan rumah itu. Usahakan agar Ayah Bunda menciptakan suasana yang riang, ya! Dengan begitu ikatan keluarga akan terjalin kuat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping cart
There are no products in the cart!
Continue shopping
0
× Tanya Admin?